Hirarki pada masa Joseon

Joseon

Haloo~

Apakah kalian pecinta drama sejarah Korea? Nah, biasanya dalam drama sejarah Korea terjadi pada masa Joseon. Pada masa itu penduduk Korea dipisahkan dengan yang namanya hirarki atau mungkin tingkatan penduduknya ya. Berbeda dengan penduduk Korea saat ini yang tidak dibatasi hirarki atau tingkatan, tidak ada penduduk kelas atas (yangban) atau kelas bawah (cheonmin). Mengapa kami membahasnya kali ini? Agar kalian paham gitu waktu nonton drama sejarah Korea. Kan enak kalau tahu misalnya, “Oh, itu cheonmin.” Atau, “Oh, itu yangban.” Baiklah, kalian penasaran? Kalau begitu simak ulasan berikut ini.

 

YANGBAN

Joseon

Tingkat paling atas adalah yangban yang artinya secara bahasa adalah “dua aka” yaitu munban (문반, 文班) yang artinya merupakan keluarga pengurus administrasi keluarga kerajaan dan muban (무반, 武班) yang merupakan kerabat dari pengurus kerajaan Joseon. Nah, istilah yangban pertama kali muncul saat akhir masa kerajaan Goryeo, namun menjadi semakin beken pada masa kerajaan Joseon. Dan juga ketika abad ke enam-belas, yangban semakin menjadi keluarga kaya lalu menjadi salah satu pejabat penting di kerajaan.

Yangban setara dengan bangsawan Goryeo yang diajarkan tentang huruf Kanji dan ilmu Budha. Para yangban bisa mengikuti tes kerja untuk menjadi pejabat kerajaan Joseon. Tes menjadi pejabat kerajaan atau 과거 menjadi tes khusus orang-orang yangban Maka wajar saja kalau yangban menjadi orang-orang berpendidikan tinggi dan sangat kaya seperti chaebol mungkin.

Sebenarnya di hari modern seperti sekarang ini, yangban masih tetap ada, namun klasifikasi yangban itu seperti orang atau keluarga yang memiliki status legal sebagai warga Korea dan memiliki tanah atau rumah milik sendiri. Namun hubungan yangban dan tingkatan di bawahnya tidak begitu terasa. Berbeda dengan masa Joseon yang sangat terlihat jelas mana yang yangban dan mana yang bukan yangban. Bahkan pada masa Joseon, yangban memiliki banyak budak atau nobi yang termasuk tingkatan paling bawah dari hirarki kerajaan Joseon.

 

CHEONMIN

Joseon

Cheonmin adalah tingkatan rendah dari hirarki kerajaan Joseon. Mereka biasanya bekerja sebagai petahi, pedagang, atau bahkan budak. Budak dalam bahasa Korea adalah nobi. Namun nobi adalah kasta terendah dari tingatan hirarki di masa Joseon. Pada periode Joseon, cheonmin biasanya tidak berasal dari keturunan pejabat kerajaan. Maka dari itu, nama-nama penduduk yang dikategorikan cheonmin tidak memiliki arti atau makna khusus dalam kanji. Hal itu disebabkan karena mereka tidak mengerti kanji.

Tanah yang mereka miliki juga sewaktu-waktu bisa dimiliki oleh yangban ataupun kerajaan Joseon. Sehingga banyak sekali orang-orang cheonmin yang menderita pada masa itu, terutama nobi. Ada juga wanita penghibur (kisaeng) yang merupakan salah satu kategori cheonmin yang memiliki pendidikan bagus tapi tidak dimasukkan pada yangban. Mereka malah dipandang sebagai wanita rendah yang menjual tubuhnya untuk menyambung hidup. Tapi, ada tapinya nih, kisaeng juga ada yang dipandang secara terhormat loh. Karena ada kisaeng yang berperan di dalam dunia politik pada masa joseon dulu. Seperti contohnya Hwan jin-i yang sangat terkenal di antara para yangban.

Diantara seluruh cheonmin, nobi adalah yang paling terendah. Nobi itu seperti barang, bisa dijual dan dibeli. Jika ada yangban yang berperilaku buruk, mereka seperti menimbun nobi lalu dijual, seperti perantara gitu. Dan untuk yangban yang baik, biasanya mereka memberikan buku tentang kanji untuk dipelajari nobi. Namun sangat jarang ada yangban yang rela memberikan buku kanji ke nobi. Karena mereka tidak ingin nobi setara dengan yangban. Dan juga, cheonmin biasanya namanya tidak ada artinya, atau bahkan artinya jelek. Apalagi nobi yang merupakan kasta terendah. Banyak juga nobi yang dinamai kotoran anjing dan sejenisnya.

Nah, bagaimana, sudah semakin paham kan? Oh iya, di Korea ada loh kota khusus untuk menghargai sejarah Korea. Tempat itu adalah Andong. Nanti kita akan membahas lagi lebih lanjut tentang kota itu. sekarang cukup sampai disini dulu ya. Kalau ada yang mau tanya, silahkan.

 

Joseon

Written by halooKorea.com / Reference Wikipedia

Rating: 5.0. From 5 votes.
Please wait...
0 Comments

Leave a reply

©2017 halooKorea All Rights Reserved

or

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

or

Create Account