Belajar Bahasa Korea

Belajar Bahasa Korea Chapter 1 – Hangul (Part 1 : Konsonan)

Haloo~

Annyeong haseyo. Apa kabar kalian, chingu? Kami harap kalian selalu sehat ya agar bisa belajar bahasa Korea. Nah, pada Belajar Bahasa Korea chapter satu ini, kami ingin membahas tentang Hangul yang akan dibagi kedalam beberapa part. Di sini akan kami beri video sedikit agar lebih memudahkan kalian saat mempelajari bahasa Korea. Oh iya, kami pernah membahas hangul di HalooKorea ya, anggap saja itu sebagai pemanasan untuk mulai mempelajari bahasa Korea 

Nah, bahasa Korea sepertinya akan menjadi bahasa wajib selain bahasa Inggris dan Jepang loh. Terbukti pada beberapa daerah di Dunia seperti suatu negara di Afrika (kami lupa nama negaranya, tapi dulu muncul di berita ), di salah satu daerah Indonesia (kalau tidak salah Cia-Cia nama daerahnya), dan juga di wilayah Eropa. So, tidak ada salahnya menambah wawasan dan pengetahuan tentang bahasa Korea.

Kami ingin menceritakan sedikit sejarah tentang abjad Hangul ini. Abjad Hangul ditemukan sama Raja zaman dinasti Joseon yang namanya raja Sejong. Pada zaman dinasti Joseon, abjad yang digunakan adalah Hanja (한자). Namun penduduk cheonmin kesusahan menggunakan Hanja. Maka raja Sejong membuat abjad untuk penduduk Korea (Seomin), khususnya cheonmin. Apa? Kalian belum tahu apa itu cheonmin? Kalau begitu, kalian bisa membaca hirarki Korea zaman dulu di halooKorea kok biar lebih paham apa itu cheonmin.

Belajar Bahasa Korea

Nah, menurut cerita rakyat yang belum diverifikasi kebenarannya, raja Sejong waktu itu berpikir ingin membuat abjad seperti apa. Nah, beliau melihat jendela rumahnya yang kotak-kotak. Akhirnya beliau mendapat inspirasi dari jendela itu. Hingga akhirnya beliau membuat abjad yang berbentuk kotak jika digabung. Nah, abjad Hangul ini jika digabungkan akan berbentuk kotak seperti: 한글. Kotak kan? Nah, itulah asal-muasal abjad Hangul. Yah, itulah sekelumit kisah sejarah tentang abdaj Hangul~

Kita akan mempelajari hangul dari konsonan hingga vokal. Untuk konsonan ada 14 huruf, sedangkan vokal ada 10 huruf. Namun ada juga loh konsonan dan vokal rangkap yang terdiri dari gabungan antara dua huruf. Kami sarankan agar kalian membiasakan dulu menulis seluruh huruf hangul agar hafal diluar kepala. Baiklah, sekarang kita lanjut saja ke materi belajar bahasa Korea yang pertama, yaitu tentang konsonan dan konsonan rangkap Hangul (Korea: 한글). Okey, selamat belajar, chingu~

 

Konsonan (자음)

Belajar Bahasa Korea

Setiap konsonan di Hangul ada namanya sendiri-sendiri loh. Konsonan pada Hangul ada 14 yaitu Giyeok, Nieun, Digeut, Rieul, Mieum, Bieup, Sieut, Yieung, Jieut, Chieut, Khieuk, Thieut, Pieup, dan Hieut. Sedangkan untuk konsonan rangkap hanya ada 5 yaitu Ssang Giyeok, SSang Digeut, SSang Bieup, Ssang Sieut, dan Ssang Jieut. Wah, banyak ya. Namun jangan khawatir, konsonan rangkap itu merupakan gabungan antara dua konsonan yang sama. Seperti contohnya Ssang Giyeok yang merupakan gabungan antara dua Giyeok.

Mungkin kalian berpikir kalau konsonan dan konsonan rangkap Hangul bikin pusing. Tapi kalau kalian sudah terbiasa, tidak akan pusing kok. Intinya adalah kebiasaan atau habituation. Cara penggunaan konsonan juga tidak rumit, sangat mudah jika kalian berpikir mudah. Jadi, sebelum kita beralih ke pembahasan konsonan dan konsonan rangkap, kami ingin menekankan dua hal ke kalian, chingu. Dua hal itu adalah habituation and strong minded. Bahasa Indonesia-nya adalah kebiasaan dan tekad bulat. Baiklah, sekarang, mari kita membahas satu-persatu konsonan Hangul~

 

Giyeok (ㄱ)

Belajar Bahasa Korea

Konsonan yang pertama adalah Giyeok. Cara penulisannya cukup mudah ya, mungkin seperti persegi empat yang dipotong dari kiri atas hingga kanan bawah. Jadi tampak sisi kanan atas saja, itulah Giyeok. Atau mungkin jika kalian pernah melihat parang yang digunakan untuk memotong rumput, maka parang itu mirip seperti Giyeok kalau mata pisaunya menghadap kiri. Giyeok kok bisa jadi konsonan ya? Untuk mudahnya, kita ambil huruf awalnya saja, yaitu G. Giyeok atau ㄱ berfungsi sebagai huruf G pada suatu kalimat.

Sebenarnya ada sedikit kerancuan antara terjemahan bahasa Korea dan bahasa latin. Giyeok seringkali ditulis K ketimbang G. Seperti contohnya kimchi. Makanan populer Korea itu menggunakan Giyeok pada awal katanya. Pengucapannya juga bukan kimchi kalau versi Korea, melainkan gim-chi (김지). Namun orang asing seringkali mengucapkan kimchi ketimbang gimchi. Jadi menurut kami, penggunaan K pada Giyeok tidak ada. Seluruh pengucapan atau pronounce-nya menggunakan G. Namun ada penulisan versi latin yang menggunakan K seperti kimchi, Kim Jong Gook, dan lain-lain.

 

Nieun (ㄴ)

Belajar Bahasa Korea

Nah, sekarang kita beralih ke konsonan kedua yaitu Nieun. Bentuknya hampir sama seperti konsonan sebelumnya, namun ibarat persegi empat yang dipotong dari kiri atas ke kanan bawah. Maka Nieun ini tampak sisi kiri bawahnya saja. Atau mungkin kalian pernah melihat pentungan polisi Amerika, Nieun mirip seperti senjata polisi itu jika pegangannya menghadap kiri atas. Nah, penggunaan Nieun pada kalimat kurang lebih sama seperti konsonan sebelumnya. Nieun ini kita ambil huruf awalnya saja, yaitu N. Maka dalam sebuah kalimat, Nieun berfungsi sebagai huruf N. Contohnya seperti nu-na (Korea: 노나; Indonesia: kakak perempuan), nam-ja (Korea: 남자; Indonesia: Pria), dan han-gul (Korea: 한글).

 

Digeut (ㄷ)

Belajar Bahasa Korea

Konsonan ketiga adalah Digeut. penulisannya mungkin kita masih mengambil konsep persegi empat lagi ya. Jika persegi empat dipotong secara vertikal (dari atas ke bawah). Maka tampak sisi kirinya saja, itulah Digeut. Atau seperti huruf d kecil tanpa garis, jadi seperti c saja ya. Yah, kalian imajinasikan sendiri sesuai keinginan kalian, tujuannya agar mudah di pahami, jangan dihafalkan. Kalau dihafalkan tapi tidak paham nanti tidak akan kuat ingatannya 

Untuk penggunaan Digeut, ambil huruf awalnya saja yaitu D. Jadi Digeut berfungsi sebagai huruf D pada suatu kalimat. Seperti contohnya dong-saeng (Korea: 동생; Indonesia: adik), dae-gu (Korea: 대구; Indonesia: nama propinsi di Korea), atau dan-sun (Korea: 단순; Indonesia: mudah). Jadi jika Digeut berada di awal, tengah, dan akhir kalimat, penggunaannya sama saja yaitu huruf D.

Digeut ini sama seperti Giyeok, penulisan versi Korea dan Latin sedikit berbeda, jadi ada yang menggunakan D atau T. Namun hanya di penulisan saja. Orang Korea pada umumnya menggunakan D sebagai pengucapan untuk Digeut ini. Maka, jangan kaget kalau ada bahasa Korea versi penulisan latin (versi Barat atau Indonesia) yang menggunakan T.

 

Rieul (ㄹ)

Belajar Bahasa Korea

Okey, kita sekarang beranjak ke konsonan ke-empat yaitu Rieul. Nah, seperti yang kalian lihat di atas, penulisan Rieul ada step atau urutannya ya. Kalian bisa mengikuti urutan pada gambar di atas. Jika kita melihat karakter Rieul, mungkin seperti angka 2 ya. Atau mungkin seperti gambar ular? Yah, bisa kedua-duanya sih agar mudah dipahami. Kalian juga bisa mengimajinasikan sendiri ingin seperti apa. Namun sekali lagi, dipahami jangan dihafal.

Seperti biasa, kita ambil huruf awal dari Rieul yaitu R, maka kegunaan Rieul di dalam Hangul adalah sebagai huruf R. Mungkin orang Indonesia sedikit susah mengucapkan Rieul. Karena di Korea, pengucapan R itu seperti dikombinasikan dengan huruf L, jadi kedengarannya seperti L begitu. Tapi penulisannya cuma R saja. Nah, langsung ke contohnya saja ya. Contoh penggunaan Rieul dalam kata contohnya seperti ra-myeon (라면), go-ryo (고려), atau ra-di-o (라디오).

 

Mieum (ㅁ)

Belajar Bahasa Korea

Okey, sekarang kita memasuki karakter Mieum yang mirip seperti sebuah persegi empat. Gampang banget ya sepertinya, jadi persegi empat adalah Mieum. Atau mungkin kalian ingin mengimajinasikan yang lain? Mungkin Mieum seperti … ah, kalian imajinasikan sendiri deh. Nah, kegunaan Mieum sebagai konsonan adalah seperti huruf M. Apakah hanya M saja? Iya memang hanya M saja. Mudah kan? Contoh penggunaan Mieum yaitu seperti go-ma-wo (Korea: 고마워; Indonesia: terima-kasih), mi-an-hae (Korea: 미안해; Indonesia: maaf), atau meog-da (Korea: 먹다; Indonesia: makan).

 

Bieup (ㅂ)

Belajar Bahasa Korea

Nah, sekarang kita menuju karakter ke-enam yaitu Bieup yang bentuk karakternya sungguh unik, seperti persegi empat yang ada tanduknya. Ada urutan menulisnya loh kalau Bieup ini, tidak sembarang menulis. Tapi kalau kalian sudah mahir menulis sih, bisa langsung bikin huruf u terus dicoret jadilah Bieup. Nah, kegunaan Bieup ini seperti huruf B. Namun penulisan versi latinnya lagi-lagi tidak menentu, ada yang B dan ada yang P. Bingung kan jadinya? Tapi untuk pengucapan atau pronounce cukup B saja. Contoh penggunaan Bieup yaitu bog-ri (Korea: 복리; Indonesia: kesejahteraan).

 

Sieut (ㅅ)

Belajar Bahasa Korea

Sekarang kita akan membahas konsonan ketujuh yaitu Sieut yang penulisannya cukup mudah. Karakter Sieut mungkin seperti huruf y kebalik ya. Atau mungkin seperti akar sebuah pohon. Yah, sekali lagi kami ingin kalian mengimajinasikan sendiri ingin seperti apa. Nah, Sieut ini berfungsi seperti huruf S pada awal kata. Sedangkan untuk akhir kata, Sieut berfungsi sebagai T. Loh, terus apa bedanya sama Digeut? Soalnya antara D dan T sedikit sama ya dalam pengucapannya. Namun sama seperti kata dalam bahasa Indonesia, ada yang menggunakan T dan D. Seperti contohnya Tekad dan Cabut. Kalau kalian menulis Tekat dan Cabud, kan aneh tuh. Contoh penggunaan Sieut yaitu pada kata si-jang (Korea: 시장; Indonesia: toko).

 

Yieung (ㅇ)

Belajar Bahasa Korea

Baiklah, sekarang kita beralih menuju konsonan ke-delapan yaitu Yieung. Penulisan Yieung sangat mudah ya sepertinya. Tinggal bikin lingkaran dan voila, jadi deh Yieung. Apa? Kalian ingin imajinasi sendiri? Baiklah, suka-suka kalian deh, chingu. Nah, Yieung ini juga digunakan pada kata vokal yang berada di depan loh, seperti contohnya an-dwae (Korea: 안돼; Indonesia: tidak mau~). Nah, kalian bisa lihat di kata an-dwae itu, karakter Yieung dikombinasikan dengan vokal a, maka ㅇ + ㅏ menjadi 아. Jadi, fungsi Yieung pada awal kata tidak ada, sedangkan untuk akhir kata ada kok. Pada akhir kata, Yieung berfungsi seperti ng. Langsung ke contohnya saja ya. Contoh Yieung pada akhir kata yaitu an-dong (Korea: 안동; Indonesia: salah satu provinsi di Korea). Apakah sudah paham? Mudah kan?

 

Jieut (ㅈ)

Belajar Bahasa Korea

Okey, kita sudah setengah jalan nih. Eh, setengah jalan lebih sedikit sih ya. Kita sekarang membahas konsonan ke-sembilan yaitu Jieut yang berbentuk seperti helikopter, durururur (eh maaf, maksud kami ada backsound gitu ). Nah, menurut kalian, Jieut itu seperti gambar apa? Kalau menurut kami, Jieut itu seperti gambar helikopter atau mungkin seperti huruf J yang ada ekornya. Nah, kegunaan Jieut ini seperti biasanya, kita ambil huruf depannya yaitu J. Jadi Jieut itu sebagai konsonan J. Untuk posisi depan memang J, namun untuk posisi belakang menjadi T. Tergantung katanya apa. Contoh kata yang menggunakan Jieut yaitu ja-da (Korea: 자다; Indonesia: tidur).

 

Chieut (ㅊ)

Belajar Bahasa Korea

Well, sudah konsonan ke sepuluh nih, tidak terasa ya. Eh, apa terasa banget? Sabar ya, sebentar lagi selesai. Kurang empat lagi. Nah, konsonan kali ini adalah Chieut yang bentuknya sedikit rumit menurut kami. Kalau imajinasi kami, karakter Chieut itu seperti orang-orangan sawah yang tidak ada kepalanya, hiuks serem. Kalau imajinasi kalian? Nah, Chieut ini berfungsi sebagai bunyi Ch pada awal kata. Sedangkan pada akhir kata, dia berfungsi sebagai T. Contoh kata yang menggunakan Chieut yaitu cha-go (Korea: 차고; Indonesia: bagasi).

 

Khieuk (ㅋ)

Belajar Bahasa Korea

Yuhuy, kita sudah berada pada konsonan ke sebelas yaitu Khieuk yang penulisannya tidak begitu rumit. Yah, setidaknya tidak serumit konsonan sebelumnya yang bentuknya kayak orang sawah tidak berkepala itu. Nah, Khieuk ini bentuknya cukup mudah, seperti F tapi di mirror alias di lihat dari cermin. Tapi terserah kalian ingin membayangkan seperti apa. Bisa seperti machine gun yang moncongnya menghadap bawah dan gagangnya sebelah kiri. Atau mungkin seperti gantungan kunci kalian di rumah? Yah, itu terserah kalian. Nah, Khieuk ini berfungsi sebagai konsonan berbunyi K atau Kh. Pada awal kata maupun akhir kata, Khieuk ini tetaplah berfungsi sama. Nah, contoh kata Khieuk yaitu keo-pi (Korea: 커피; Indonesia: kopi).

Thieut (ㅌ)

Belajar Bahasa Korea

Nah, kita sudah memasuki tiga konsonan terakhir. Konsonan tiga terakhir (haduh ribet ) adalah Thieut yang bentuknya sangatlah gampang di ingat. Thieut berbentuk seperti huruf latin yaitu E. Namun Thieut ini bukan termasuk dalam kelas vokal loh ya, dia termasuk dalam kelas konsonan yang berbunyi T atau Th. Contoh kata yang menggunakan Thieut yaitu theo-mi-nal (Korea: 터미날; Indonesia: terminal), tae-min (Korea: 태민; Indonesia: selebritis Korea), atau tae-kwon-do (Korea: 태권도; Indonesia: sejenis ilmu beladiri asal Korea).

 

Pieup (ㅍ)

Belajar Bahasa Korea

Okey, tinggal dua konsonan lagi nih, sekarang kita memasuki konsonan kedua terakhir dari konsonan di Hangul, yeyey! Konsonan kali ini adalah Pieup yang bentuknya juga cukup mudah di ingat. Mungkin kalian seringkali menemui angka romawi ya? Nah, angka romawi-nya dua (II) itu hampir mirip seperti Pieup ini. Atau mungkin kalian suka sekali matematika, maka kalau kalian tahu simbol Phi (π), maka Pieup ini serupa sama phi, namun di bawahnya ditutupi garis horisontal. Kan mirip-mirip tuh phi sama pieup, dari segi nama juga. Yah, terserah kalian sih yang lebih mudah dipahami yang mana. Nah, Pieup ini berfungsi sebagai konsonan P atau Ph dalam sebuah kata. Tidak ada variasi lain, ya hanya P atau Ph saja. Contoh kata untuk Pieup yaitu seperti paeb-da (Korea: 팹다; Indonesia: pedas).

 

Hieut (ㅎ)

Belajar Bahasa Korea

Yap, kita sudah berada di konsonan terakhir yang harus dipelajari hari ini. Kalian senang? Kalian gembira? Kalau begitu, kami ikut gembira, yeyeyey! Nah, di konsonan terakhir ini adalah konsonan yang paling populer (menurut kami) diantara para penggemar bahasa Korea maupun para pecinta Korea. Konsonan terakhir ini adalah Hieut yang bentuknya seperti simbol kewanitaan yang di putar 360 derajat. Yah, sedikit beda sih. Atau mungkin seperti gambar pedang yang gagangnya bulat? Sabi-sabi. Yah, terserah kalian mau mengimajinasikan seperti apa. Nah, Hieut ini berfungsi sebagai konsonan H di awal kata, kalau akhir kata bisa H atau T. Saat ini, Hieut sangatlah populer karena seringkali digunakan di medsos jika orang Korea tertawa seperti ㅎㅎㅎㅎ. Dan ada juga seleb Korea yang jadi anggota tetap acara hiburan Running Man yang namanya berunsur Hieut, siapa lagi kalau bukan HaHa (하하). Jadi, sepertinya kami rasa tidak perlu kami beri contoh lagi ya.

 

Konsonan Rangkap (겹자음/Kyôp Ja-eum)

Belajar Bahasa Korea

Nah, sepertinya sudah cukup kami menjelaskan konsonan Hangul. Setelah ini, kami akan menjelaskan tentang konsonan rangkap, sedangkan untuk huruf vokal akan kami jelaskan di part selanjutnya. Oh iya, sebelum kami menjelaskan tentang konsonan rangkap atau Kyôp ja-eum (겹자음), sebaiknya kalian pahami dulu setiap konsonan Hangul. Karena konsonan rangkap sebenarnya adalah gabungan dari dua konsonan yang sama. Apa saja sih konsonan rangkap itu? Konsonan rangkap hanya ada 5 saja kok yaitu Ssang Giyeok, SSang Digeut, SSang Bieup, Ssang Sieut, dan Ssang Jieut. Baiklah, mari kita bahas satu-persatu konsonan rangkap ini~

 

Ssang Giyeok (ㄲ)

Belajar Bahasa Korea

Nah, sekarang mari kita membahas tentang Ssang Giyeok. Cara mudahnya, Ssang Giyeok ini terdiri dari 2 Giyeok, maka yang awalnya ㄱ menjadi ㄲ. Mudah bukan? Namun jika penulisannya hampir sama, namun penggunaan dan pengucapnnya berbeda. Untuk Ssang Giyeok ini, cara pengucapan dan penggunaannya bukan seperti huruf G lagi, tapi menjadi huruf Kk. Namun berbeda dengan kata Kimchi atau Kim Jong Gook. Kalau kedua kata itu menggunakan hanya Giyeok saja.

Ssang Giyeok ini digunakan untuk kata Ssang yang membutuhkan karakter Ssang atau ganda seperti contohnya ga-kkab-da (Korea: 가깝다; Indonesia: dekat). Gakkabda itu menggunakan Ssang Giyeok pada huruf Kk. Nah, kata apa saja yang menggunakan Ssang Gieyok? Ada banyak sih. Yang jelas, jika pengucapan versi Korea menggunakan K, maka itulah Ssang Giyeok. Ingat, pengucapan ya, bukan tulisan versi latin. Agar lebih memudahkan chingu, nanti akan kami sediakan kamus online Korea. Kalian bisa cek sendiri disitu.

 

Ssang Digeut (ㄸ)

Belajar Bahasa Korea

Nah, sekarang mari kita membahas tentang Ssang Digeut. Sama seperti Ssang sebelumnya, Ssang Digeut ini intinya ada 2 Digeut. Jadi yang awalnya ㄷ menjadi ㄸ. Yah, meskipun penulisan tinggal ditulis 2 Digeut saja, namun pengucapan dan penggunaannya berbeda. Ssang Digeut ini tidak bisa digunakan pada akhir kata, hanya bisa digunakan pada awal dan pertengahan kata saja. Pengucapan Ssang Digeut ini adalah Tt seperti contohnya tteo-na-da (Korea: 떠나다; Indonesia: pergi di pagi hari), tteok (Korea: 떡; Indonesia: kue beras), dan ttang (Korea: 땅; Indonesia: tanah).

 

Ssang Bieup (ㅃ)

Belajar Bahasa Korea

Bieup juga ada Ssang atau gandanya loh. Jadi kalau kalian menulis dua Bieup, maka namanya adalah Ssang Bieup. Penulisan Bieup biasa adalah seperti ini: ㅂ. Sedangkan Ssang Bieup seperti ini: ㅃ. Kegunaan Ssang Bieup juga berbeda, sama seperti Ssang lainnya. Ssang Bieup berfungsi seperti huruf Pp atau Bb. Contohnya Ssang Bieup yaitu seperti ppo-ppo (Korea: 뽀뽀; Indonesia: cium), ppo-kku-gi (Korea: 뻐꾸기; Indonesia: burung Cuckoo), dan ppa-ppa-ya (Korea: 빠빠야; Indonesia: kates/pepaya).

 

Ssang Sieut (ㅆ)

Belajar Bahasa Korea

Nah, Sieut ini juga ada Ssang juga loh. Jadi ada 2 Sieut gitu. Namanya adalah Ssang Sieut. Dari yang awalnya ㅅ menjadi ㅆ. Cukup mudah bukan? Kegunaan Ssang Sieut sepertinya hampir sama dengan Sieut yaitu seperti S, namun untuk Ssang Sieut ini ada dua S, jadi seperti Ss. Coba kalian bayangkan apa saja contoh kata dari Ssang Sieut ini. Menyerah? Baiklah akan kami beri Contoh deh. Contoh penggunaan Ssang Sieut yaitu ssa-u-da (Korea: 싸우다; Indonesia: bertarung), ssuk (Korea: 쑥; Indonesia: mugwort), dan ssal (Korea: 쌀; Indonesia: beras).

 

Ssang Jieut (ㅉ)

Belajar Bahasa Korea

Well, sekarang kita berada pada Ssang terakhir yaitu Ssang Jieut. Ssang Jieut ini merupakan gabungan dari dua Chieut, sama seperti Ssang lainnya deh ya. Jadi yang semula ㅈ menjadi ㅉ. Mudah bukan? Seperti yang kami bilang sebelumnya kalau Chieut itu bentuknya mirip seperti orang sawah tidak berkepala, kalau Ssang Jieut ini seperti dua orang sawah tanpa kepala, huiks serem . Nah, kegunaan Ssang Jieut ini juga hampir sama seperti Chieut, namun ada dua J, jadi kegunaannya sebagai huruf Jj. Bingung? Langsung ke contohnya saja deh. Contoh penggunaan Ssang Jieut yaitu jja-da (Korea: 짜다; Indonesia: asin), jjim-jil-bang (Korea: 찜질방; Indonesia: sauna), dan jju-ku-mi (Korea: 쭈꾸미; Indonesia: gurita).

Baiklah, kami rasa sudah cukup untuk pembahasan konsonan dan konsonan rangkap. Di part selanjutnya akan kami bahas tentang vokal Hangul. Karena kalau kami bahas disini, takutnya kepanjangan 하하하. Kalian bisa kembali mengingat konsonan dan konsonan rangkap melalui dua tabel di bawah ini. Okey, kami pamit dulu ya. Kalau ada pertanyaan, jangan malu bertanya ya, takutnya nanti tersesat loh 하하하하~

Kalian bisa mendownload gambar tabel ringkasan chapter 1 part 1 DISINI.

halooKorea.com

Written by halookorea.com


Chingu bisa langsung menuju link belajar bahasa Korea di bawah ini

Chapter 1 – Hangul (Part 1 : Konsonan)

Chapter 1 – Hangul (Part 2 : Vokal)

Chapter 1 – Hangul (Part 3 : Cara Penulisan)

Chapter 2 – Merangkai Hangul (Part 1)

Chapter 2 – Merangkai Hangul (Part 2)

Chapter 3 – Kata Bantu (Part 1)

Chapter 3 – Kata Bantu (Part 2)

 

 

Rating: 5.0. From 7 votes.
Please wait...
6 Comments
  1. Jong 2 years ago

    gomawoyoo~

    Rating: 5.0. From 1 vote.
    Please wait...
    • Edgar Lee 2 years ago

      천만에요~~~ 하하하하~~~

      No votes yet.
      Please wait...
    • Author
      HalooKorea 2 years ago

      sama-sama 😉

      No votes yet.
      Please wait...
  2. Jenifer Jung 2 years ago

    nice.
    sangat membantu

    No votes yet.
    Please wait...
  3. Sherly Fani 2 years ago

    Awalnya sih susah, tapi lama”sedikit paham (y)

    No votes yet.
    Please wait...
    • HalooKorea FAQ 2 years ago

      그래~

      No votes yet.
      Please wait...

Leave a reply

©2017 halooKorea All Rights Reserved

or

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

or

Create Account